TUGAS RANGKUMAN PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN
RANGKUMAN INI DIAJUKAN DALAM RANGKA MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PENGANTAR ILMU PERPUSTAKAAN PADA PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN
TUGAS INI DISUSUN OLEH :
RAMDHANI MELA PERMANA ( 016416008 )
HILDA MEYLANA ( 016593909 )
SEPTIYANI ( 016326866 )
IRMA YUNITA ( 016417024 )
NENG CICIH SAIDAH ( 016417031 )
INE SUSANTINA ( 016416918 )
NINA FS ( 016416964 )
GERY ( 016670192 )
OKTA ( 016379225 )
NOVI ( 016379185 )
UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN AJARAN 2011/2012
OTOMASI PERPUSTAKAAN
Istilah yang berkaitan dengan penggunaan mesin dan computer di perpustakaan, yaitu mekanisasi, komputerisasi, dan otomasi perpustakaan. mekanisme ialah penggunaan mesin diperpustakaan, pada kegiatan tersebut tenaga manusia masih lebih dominan daripada mesin. Komputerisasi artinya penggunaan computer. Otomasi perpustakaan , artinya penggunaan teknologi informasi di perpustakaan, di dalamnya peran TI lebih dominan daripada peran manusia.
Penyusunan system berbasis computer diperpustakaan melibatkan pustakawan dalam kegiatan yang bertautan dengan perencanaan, evaluasi,pemilihan , dan implementasi system. Bila perpustakaan memiliki cabang di tempat lain maka biaya yang akan dikeluarkan oleh lembaga yang membawahi perpustakaan akan lebih banyak daripada hanya satu tempat saja.
System informasi berbasis komputer harus dikelola secara efektif untuk dapat memberikan jasa yang bermanfaat dan terpercaya, kegiatan implementasi merupakan proyek besar dan masih ditambah lagi dengan system harian.
A. Sebuah system komputer, memiliki siklus hidup yang terdiri atas berbagai fase baku.
B. Desain dan analisis system. Metodologi yang digunakan dapat untuk membantu pemilihan dan implementasi system yang dijual di pasaran atau membantu dalam desain dan implementasi system baru yang khusus disesuaikan dengan perpustakaan.
Walaupun metodologi system beraneka ragam, pada umumnya system tersebut terbagi atas 5 bagian, yaitu :
1. Definisi sasaran ( objectives )
2. Definisi persyaratan system
3. Desain
4. Implementasi
5. Evaluasi
C. Definisi Sasaran
Definisi persyaratan system ( Penyelidikan dan spesifikasi persyaratan )
Dengan tersedianya berbagai informasi tentang pilihan berbagai system, wawasan bagaimana berbagai aplikasi akan dilakukan serta persyaratan aplikasi tertentu maka perlu mengembangkan spesifikasi system yang lengkap. Maka fase definisi akan mencoba menjawab pertanyaan berikut.
a. Kegiatan apa saja yang akan dibuat ?
b. Pangkalan data apa saja yang akan dibuat ?
c. Bagaimana membuat pangkalan data ini ?
d. Cantuman ( record ) apa saja yang dimuat dalam pangkalan data tersebut ?
e. Informasi apa saja yang tersedia dari pangkalan data tersebut ?
f. Bagaimana penyajian informasi tersebut ?
g. Ciri vital dan cirri tambahan apa saja yang dimuat dalam cantuman dan pangkalan data?
h. Siapakah yang akan menggunakan system ini ? berkala ? tidak ajek?
i. Tingkat pengalaman apakah yang diharapkan dari pemakai.
D. Spesifikasi Sistem
Spesifikasi system biasanya mencakup sebagai berikut.
1. Informasi latar belakang tentang perpustakaan dan badan induk yang membawahinya.
2. Rincian fasilitas yang akan disediakan oleh system terkomputer, mengidentifikasi nama yang wajib dan mana yang diinginkan.
3. Rincian tempat system akan beroprasi termasuk standar, protokol, dan komunikasi yang akan digunakan.
4. Besaran system dalam kaitannya dengan jumlah cantuman ( records ) dan transaksi cantuman yang akan dicakup, jumlah workstation, dan laju pertumbuhan.
5. Jadwal waktu implementasi system.
6. Pertanyaan yang wajib dijawab oleh penjaja ( vendor ), seperti besaran perangkat keras, persyaratan kelistrikan, penunjang system, dan biaya.
7. Informasi tentang kendala khusus yang akan dihadapi, misalnya tentang masalah penjadwalan waktu.
8. Informasi tentang bentuk kontrak atau syarat dan setiap uji yang dapat diterima.
Spesifikasi persyaratan system memiliki tiga peran, yaitu sebagai berikut.
1. Dokumen komunikasi yang menunjang setiap diskusi dan pengembangan di kalangan yang berkaitan dengan system.
2. Dokumen rujukan selama masa implementasi, pemeliharaan dan tinjauan.
3. Dokumen hokum karena merupakan bagian dari kontrak dengan pemasok ( supplier ).
Tingkat rincian mungkin berbeda tergantung pada spesifikasi namun spesifikasi merupakan dokumen utama. Fase definisi akan mengarah ke fase desain.
E. Fase desain ( Desain dan pemrograman rinci )
F. Fase Implementasi
Berbagai aspek implementasi yaitu :
1. Persiapan dan perencanaan
2. Pemasangan perangkat keras
3. Pemasangan perangkat lunak
4. Menciptakan pangkalan data
5. Pelatihan stap dan penyiapan senarai uji ( Cheklist )
6. Implementasi system yang berarti bergerak ke oprasi penuh system
Dalam perpindahan dari satu system ke system lain maka terdapat 3 strategi implementasi, yaitu sebagai berikut.
1. Perubahan penyeluruh ( complete Changeover )
2. Pendekatan bertahap ( Phased approach )
3. Pelaksanaan parallel ( parallel operation )
4. Operasi percobaan ( pilot operation )
G. Fase evaluasi ( Pemilihan dan tinjauan )
H. Bidang yang diotomasikan
a. Sirkulasi
b. Katalogisasi
c. Pengadaan atau akuisisi
d. Manajemen terbitan berseri
I. Online Public Acces Catalogue ( OPAC )
J. Hambatan